Hai Sobat,
Kembali lagi
dengan arikel saya yang baru ini, menarik loh !!!
Kunjungan siswa siswi ke PPLH SGF
Lahan bekas
tambang seluas 3,8 hektar milik PT Semen Gresik di Kelurahan Kecamatan Kota,
selama ini nyaris tidak terurus. Namun sejak dikelola Semen Gresik Foundation
(SGF), lahan tersebut kini berubah menjadi kebun tanaman percobaan. Selain
kebun percobaan, SGF juga mendirikan Pusat Pengembangan Lingkungan Hidup (PPLH) yang lokasinya bersebelahan dengan
wanawisata Telaga Ngipik yang menjadi tempat favorit manajemen PT Semen Gresik.
Bahkan
Direktur Utama PT SG, Dwi Soetjipto bersama jajaran direksinya menyempatkan
diri mendatangi areal PPLH dengan bersepeda pancal.
Pelajar kota
Gresik terhenyak heran karena di tanah yang dulunya tandus tersebut kini
terhampar aneka tanaman pangan dan holtikultura. Tidak cukup terheran, para
pelajar ini juga diajak panen Jagung dan buah Melon. "Wow ternyata buah
melonnya bagus dan manis ya, padahal di tempat ini panas dan gersang,"
tutur Fitri, salah satu siswi kota Gresik yang mengikuti kegiatan tersebut.
Tidak hanya
diajak panen Jagung dan buah Melon, mereka juga diajak petugas PPLH melihat proses pengolahan composting dan
pengolahan biji jarak menjadi minyak jarak. "Ternyata semuanya berasal
dari tanaman, sehingga tidak sampai mengganggu ekosistem lingkungan
hidup," imbuh salahsatu pelajar lainnya.
TK. Almuslimat Gresik, Kunjungi PPLH
Ketua SGF
Soesetyoko Suwandi mengatakan, PPLH diharapkan menjadi acuan sekaligus tempat
belajar mengenai lingkungan hidup masyarakat Gresik. “Kita harapkan, keberadaan
PPLH ini bisa menjadi acuan sekaligus sarana bagi siapa saja yang ingin belajar
mengenai lingkungan hidup, tumbuhan dan tanaman,” ujar Koko, panggilan
akrabnya.
Koko
menyatakan, sebagai pusat belajar lingkungan hidup, PPLH sudah menyediakan lima sarana yaitu tempat
pengelolaan agrobisnis, pengelolaan energi alternatif, pengelolaan unit
produksi pupuk organik, tempat pengembangan hortikultura dan green house. PPLH juga menyediakan sembilan jenis
hortikultura, seperti jagung, melon, tomat, lombok, sirsat, terong, buah naga,
pepaya California dan pisang.
"Untuk
membantu pengembangan PPLH, kami dari PT Semen Gresik memberikan
bantuan 100 mesin pemecah daun untuk dibuatkan pupuk organik serta 5 ribu bibit
tanaman," kata Faf Adi Samsul, Kepala Divisi Bina Lingkungan Semen Gresik
Kasih
sepuluh jempol buat mereka dong, hehehe.
Sampai
ketemu lagi di artikel selanjutnya ya



0 komentar:
Posting Komentar